Senin, 25 November 2013

RESENSI BUKU MOTIVACTION


Nama Penulis: Iwel Sastra
Judul Buku:     Motivaction
Jenis Naskah:  Nonfiksi


“Kata-kata bijak menyebutkan gantunglah cita-cita setinggi bintang di langit. Minimal kalau ngga sampai langit, nyangkut di langit-langit. Kan lumayan tinggi juga.” Kalimat pemula yang dipaparkan Iwel Sastra dalam bukunya Motivaction mengawali isi dari sebuah buku motivasi. Buku ini mengambil genre buku motivasi. Memberikan semangat dan masukan positif kepada para pembaca agar sukses meraih mimpinya, Iwel paparkan dengan bahasa yang sangat ringan dan penuh dengan celetukan serta sentilan khas seorang Stand up Comedy-an, seperti percakapan berikut ini:
                                                                  T: “Kenapa kamu belum Action?”
                                                                      J: “Karena saya belum punya garasi.”
Sebelumnya dipaparkan contoh orang sukses seperti Steve Jobs yang membangun bisnis Apple dari garasi tempat tinggalnya, ada pula Bill Gates juga berawal dari garasi ketika mulai membangun Microsoft tahun 1975, serta BRA Mooryati Soedibyo yang membangun Mustika Ratu dari garasi rumahnya juga. “Persoalannya, bukan karena kita tidak mampu mewujudkannya, melainkan karena kita tidak mau mewujudkannya.” Bahasa motivasi yang Iwel gunakan saat beraksi membuat pembaca termanggut-manggut dan berkata “oohhhh”.
                Semua yang penulis katakan sudah penulis rasakan dan alami, sehingga jalan cerita ini mengalir sangat tertata, sambung-menyambung dari bab awal sampai akhir, sehingga menginspirasi pembaca. Dimulai dari pengalaman dia melihat bisnis Maicih yang berada di Bandung dan penasaran mengapa strategi promosinya memakai bagasi mobil dan berpindah-pindah. Lalu, rasa tertariknya penulis tampil di televisi sebagai pelawak, sehingga penulis langsung menghubungi Effendi Gazali, selaku penasihat komunikasi politik pada acara “Repulik BBM” yang pada saat itu ditayangkan di Metro TV.
                Penulis juga memberikan reverensi pengusaha hebat seperti Chairul Tanjung yang memulai usahanya dari yang kecil, ketika masih kuliah Chairul Tanjung memulai usaha fotokopi di kampus tempat kuliahnya. Penulis menganjurkan pembaca untuk membuat skenario mimpi sebagai awal kesuksesan. Sehingga pembaca dapat pula memulai usahanya menjadi impiannya dari yang kecil. Asiknya kita bisa menjadi pemain, sutradara dan produser dalam skenario mimpi kita.  Setelah membuat skenario, kita perlu mengetahui apa saja produk atau kemampuan yang kita miliki, “Bagaimana bisa seseorang memasarkan sebuah produk jika dia sendiri tidak memahami produk tersebut dengan baik.” Kemudian beraksilah meraih mimpi. Menurut penulis narsis itu sangat diperlukan untuk memasarkan produk diri kita.
               
Jerry Seinfeld menginspirasikan penulis memperkenalkan Stand up Comedy di Indonesia. Usaha penulis digambarkan dalam buku ini sebagai suatu pengalaman yang dapat memberikan semangat dan motivasi kepada pembaca untuk berusaha dan bertekad meraih mimpi kesuksesannya. Bukan hanya sebagai mimpi belaka, ketika bangun, akan mengalami penyesalan. “Jangan biarkan sukses tertunda,” kata Iwel Sastra.
                Usahanya mengenalkan Stand up Comedy di Indonesia berhasil karena terlihat sekarang di Metro TV menayangkan acara Stand up Comedy Indonesia, bahkan Kompas TV mempunyai acara pencarian bakat Stand up Comedy Indonesia.

Namun, Kurang jelasnya gambar atau foto yang dipaparkan mengurangi kualitas buku ini, kadang berwarna hitam tak terlihat apa-apa, kadang hanya terlihat gigi atau matanya saja. Desain cover sangat menarik pembaca dan kesejajaran warna yang dipilih memberikan nuansa semangat.  Bahasa yang mendukung dan konsep naskah yang sangat memotivasi para pembaca ini dianjurkan untuk para pembaca yang sudah mempunyai mimpi dan butuh arahan serta semangat untuk action!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar