Jumat, 27 Desember 2013

RESENSI DAN SURGA PUN TERSENYUM

RESENSI
DAN SURGA PUN TERSENYUM

Judul Buku: Dan Surga pun Tersenyum
Penulis: Satria Nova, dkk
Tahun Terbit: 2013, Cetakan I
Penerbit: Noura Books
Kategori Buku:Nonfiksi

Kumpulan kisah para diabel yang berjuang demi mempertahankan kebahagiaan hidupnya. Kisah inspirasi mereka yang memberikan pelajaran dan empati masyarakat akan ketangguhan mereka. Seperti kisah Paini, , sosok perempuan cacat pekerja keras dan dermawan. Sejak memasuki sekolah dasar, Paini sudah mendapat ejekan menyakitkan dari teman-temannya. Setelah tamat SMP, Paini merantau ke Jakarta dan melamar ke beberapa perusahaan, semua perusahaan menolak dengan dua alasan utamanya, yaitu karena Paini cacat dan karena Paini memakai jilbab. Pada perusahaan konveksi pun, begitu pula tanggapannya, tetapi Paini memaksa, dia berani tidak digaji dalam tiga hari pertama untuk menunjukkan kemampuannya menjahit. Kerja kerasnya membuahkan hasil, Paini dipercaya oleh perusahaan bekerja di tempat itu. Karirnya kini, tak hanya sebagai pekerja keras di perusahaan konveksi, dia membuka usaha kripik, di rumahnya sendiri dan dibantu oleh para difabel anak didiknya. Hatinya yang dermawan mampu menampung para diabel di rumahnya dan membantu masyarakat sekitarnya.
Kisah derita dalam buku ini, tidak hanya mencakup difabel, ada pula kisah masyarakat yang tulus menjalani deritanya. Kisah kakek loper koran, kisah kakek penjual mainan keong, kisah Mak Sumi yang masih bekerja di usia senja, kisah Haji Nazar yang masih belajar di usia tuanya, kisah pengabdian tanpa pamrih, seperti Wak Dullah, si pelayan masjid, dan masih banyak kisah menyentuh hati lainnya.
Penulis membawakan cerita dengan santainya, seperti seorang wartawan yang telah mewawancarai narasumber dan dikelolanya setiap kalimat dalam bentuk cerita, bahasanya mudah dimengerti, pembaca akan merasa empati setiap membaca lembar demi lembar kisah mereka. Sayangnya, tidak ada dokumentasi dalam setiap akhir cerita, hanya ada di satu cerita saja. Dokumentasi tersebut bermaksud agar pembaca lebih merasakan perjuangan narasumber sendiri. Buku ini sangat memberikan pelajaran bagi kita semua yang normal bahwa masih banyak kehidupan yang lebih berat dari masalah-masalah yang kita keluhkan selama ini.

RESENSI ASHABUL KAHFI MELEK 3 ABAD

RESENSI
ASHABUL KAHFI MELEK 3 ABAD


Judul Buku: Ashabul Kahfi Melek 3 Abad
Penulis:  Dr. H Nadirsyah Hosen, Ph. D (Pengajar University of Wollongong,  Australia) dan dr. Nurussyariah Hammado, M.NeuroSci (Pakar  Neurosains, Pengajar  UN Makasar)
Tahun Terbit: 2013, Cetakan I
Penerbit: Noura Books
Kategori: Nonfiksi

Peristiwa tidur panjang pemuda beserta seekor anjing yang bersembunyi di dalam gua merupakan mukjizat sekaligus enomena ilmiah yang menakjubkan. Kisah ini dimulai ketika mereka lari menyelamatkan diri ke dalam gua dari kejaran pasukan tentara yang ingin membunuh mereka disebabkan keteguhan hati mereka yang tidak mau menyeru Tuhan selalin Tuhan langit dan bumi (Qs. Al-Kahfi [18]: 14-16). Di dalam gua itu, mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami." Allah menunjukkan kebesarannya dengan "menidurkan" mereka selama 309 tahun. Hal yang memesona adalah bagaimana Allah Swt. memperlihatkankan tanda-tanda kebesaran-Nya melalui proses ilmiah "tidur" hingga "bangun" yang begitu gamblang dideskripsikan dalam Qs. Al-Kahfi [18]: 19-20, termasuk pengaturan lingkungan sekitar yang memungkinkan agar mereka itu tetap tertidur, bukan koma atau mati, selama tiga abad.
Kolaborasi zikir dan pikir yang diusung oleh kedua penulis ini adalah identitas muslim dalam menjawab persoalan lahir-batin di dunia modern dan penuh kesibukan ini. Kisah Ashabul Kahfi yang tidak dapat dijelaskan menggunakan nalar, penulis kupas dengan menggunakan perpaduanAl-Quran dan ilmu sains. Bagaimana ketujuh pemuda itu hidup? Bagaimana ketujuh pemuda itu makan? Apa yang terjadi setelah mereka terbangun? Bagaimana dengan anjing mereka? Bagaimana suhu dalam gua tersebut?Semua pertanyaan yang tidak dapat dipecahkan melalui nalar, penulis coba jabarkan menggunakan ayat Al-Quran dan ilmu sains.
Tidak hanya kisah Ashabul Kahfi yang sangat menakjubkan. buku ini juga mengisahkan binatang yang diungkap dalam Al-Quran, agar manusia dapat belajar dari kisah tersebut. kemudian, pembaca akan turut dibawa serta menghadiri drama pengajian ala Ujang dan Haji Yunus, mengenai Bid'ah serta perbedaan pendapat ulama, perbedaan cara beribadah dan perbedaan waktu lebaran. Penulis juga mengurai kembali khazanah keilmuan cendikiawan muslim klasik yang sangat luar biasa dan ternyata banyak muslim yang tidak mengenal sejarahnya. Ada pula penjelasan singkat mengenai hati setiap manusia, mengenai ego, mengenai amarah, penyakit hati, dan masih banyak lagi yang penulis tuang dalam buku ini.
Buku ini sangat bagus dibaca oleh muslim dan muslimah, bahasa yang digunakannya pun tidak bertele-tele, tentu dengan bahasa yang sangat ringan, sehingga pembaca mudah menangkap pesan yang disampaikan. "Berbobot dan tepat sasaran". menurut H. Yuslam auzi, M.B.A., selaku Direktur Utama Bank Syariah Mandiri. Buku ini wajib sebagai panduan umat muslim dalam menyerap ilmu-ilmu kehidupan dan pembelajaran dari kisah-kisah yang dituangkan dalam buku ini. setelah membaca buku ini, umat muslim dipastikan akan penasaran membaca terjemahan Al-Quran yang selama ini lalai untuk dipelajari. semoga buku ini bermanaat bagi masyarakat yang cinta pada Allah Swt., agama-Nya, makhluk-Nyam serta alam-Nya.

Rabu, 04 Desember 2013

Resensi Indonesia X Files


Judul Buku:         Indonesia X File
Penulis buku:     dr. Abdul Mun’im Idries, Sp.F
Tebal Buku:        334 Halaman
Penerbit:             Nourabooks
Tahun Terbit:     2013, Cetakan I
dr. Abdul Mun’im Idries, Sp.F membongkar fakta-fakta baru mengenai kejanggalan-kejanggalan kematian dari kasus-kasus kontroversi, seperti kasus kerusuhan Trisakti 1988 yang mengakibatkan empat orang mahasiswa tewas karena tembakan, terungkapnya misteri kematian Sang Proklamator, kasus kematian Nazaruddin dan ditahannya Antasari dan skenario kematian munir yang tidak tanggung-tanggung dr. Mun’im  membeberken nama-nama asli pelaku dan tidak memakai inisial.
Ada pula yang mengejutkan, kasus Marsinah, seorang aktivis buruh PT Catur Putra Surya, banyak kejanggalan aneh dalam hasil visumnya (visum et repertum). Ada dua hasil visum dari RSUD Nganjuk dan RSUD dr. Soetomo. Namun, hasil keduanya berbeda. Hasil dari RSUD Nganjuk sangat sederhana karena hanya satu halaman. Meskipun sudah dilakukan bedah mayat, tetapi tidak ditemukan laporan perihal keadaan kepala, leher, dan dada korban. Kesimpulan hasil visum yang dibuat, yaitu: korban meninggal dunia akibat pendarahan dalam rongga perut. Padahal data VR (visum et repertum) dari RSUD dr. Soetomo  disebutkan tulang kemaluan kiri patah berkeping-keping, tulang kemaluan kanan patah, tulang usus kanan tengah patah sampai terpisah dan kelangkang kanan patah seluruhnya. Itu baru satu kasus yang diungkapkan dr. Mun’im dalam buku ini. Masih banyak kasus kematian kontroversial yang terdapat kejanggalan-kejanggalan dalam kematian.
dr. Mun’im adalah dokter ahli forensik yang berteman dengan kebenaran. Dia tidak takut pada kematian walau pada zaman itu sedang kuat-kuatnya tentara, sangat tegang dan ketat pada peraturan serta pembunuhan. dr. Mun’im membantu para keluarga korban yang merasa kematian sanak saudaranya adalah suatu kejanggalan.
Buku ini dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat awam yang hanya doyan komentar saja tentang aparat yang tidak dapat membongkar kasus. Masyarakat hanya menyalahkan, menyudutkan aparat tidak setengah hati bekerja, tidak mempunyai kemampuan, lamban bekerja, atau komentar lainnya. Padahal dr. Mun’im mengatakan, dalam hal membongkar kasus itu sangat sulit, harus ada beberapa tahap. Buku ini juga bagus untuk dijadikan pedoman atau buku pelajaran bagi mahasiswa kedokteran, hukum, atau yang ingin menjadi ahli forensik. Tak hanya kasus kontroversial, tetapi informasi mengenai pembedahan mayat yang dapat mengungkapkan kebenaran, mengungkapkan proses kematian seseorang lewat hasil visum, menyimpulkan kapan seseorang dinyatakan sudah meninggal, terungkapnya kebenaran mengenai malpraktik, pembunuhan atau bunuh diri, mati ditembak atau ledakan, dan masih banyak lagi kasus dan informasi yang diungkapkan dr. Abdul Mun’im Idries, Sp.F dalam buku ini.
Cover buku ini sangat menarik, pemilihan font, warna, gambar, desain, dan tata letaknya sangat cocok. Akan lebih bagus lagi, apabila penulis menambahkan dokumentasi di setiap kasus yang dia tangani. Namun, akhir penyelesaian di setiap kasus tidak tuntas. dr. Mun’im hanya memaparkan proses kejanggalan saja, sehingga tidak sampai akhir kasus pada hukum. Masyarakat semakin gemes dengan kelakuan ‘aparat’ nakal yang jahat menyembunyikan kebenaran, padahal tugas mereka menyampaikan kebenaran.

Kalau dr. Mun’im bekerjasama dengan detektif yang memecahkan kasus dalam buku ini, pasti akan lebih seru dibacanya. Kalian wajib baca buku ini, pasti kalian akan terkejut dan tidak menyangka apa yang diungkapkan dr. Mun’im. Kalau KPK menerbitkan buku sejenis seperti Indonesia X File ini, pasti ga akan ada lagi koruptor yang tenang dan santai hidupnya. Membaca buku ini harus siap mental, harus siap pedih merasakan korban-korban yang dimanfaatkan oleh aparat terkait, tetapi saya tetap katakana, Kalian Wajib Baca!